Cara Mengobati Cacingan pada Anak, Pilih Obat Apotek atau Alami

Category : Kesehatan
Cara Mengobati Cacingan pada Anak, Pilih Obat Apotek atau Alamiby Latedon.Cara Mengobati Cacingan pada Anak, Pilih Obat Apotek atau AlamiOrang tua mana yang tidak khawatir bila anaknya menderita cacingan. Sejak dini, orang tua pun sudah memberikan obat cacing kepada anaknya setiap enam bulan dengan alasan agar anaknya tidak cacingan. Padahal, cara terbaik mencegah cacingan pada anak adalah dengan menjaga kebersihan. Namun, bagaimana jika anak sudah terlanjur cacingan? Anda bisa mengobati anak menggunakan obat yang […]

Orang tua mana yang tidak khawatir bila anaknya menderita cacingan. Sejak dini, orang tua pun sudah memberikan obat cacing kepada anaknya setiap enam bulan dengan alasan agar anaknya tidak cacingan. Padahal, cara terbaik mencegah cacingan pada anak adalah dengan menjaga kebersihan. Namun, bagaimana jika anak sudah terlanjur cacingan? Anda bisa mengobati anak menggunakan obat yang didapat dari apotek maupun secara alami.

Obat Cacingan untuk Anak dari Apotek sesuai Jenis Cacingnya

cara mengobati cacingan pada anak

Jika anak anda terinfeksi cacing pita, obat dengan kandungan Albendazole dapat membunuh parasit ini, namun anda tentu harus memperhatikan apakah anak anda alergi terhadap jenis zat ini. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Apabila anak anda terinfeksi cacing tambang dan bercampur dengan jenis cacing lainnya, anda dapat menggunakan obat dengan kandungan Levamisole yang bersifat anthelminthic, yaitu mengobati infeksi ascariasis. Berhati-hatilah jangan sampai terminum obat ini jika anda hamil di tiga semester pertama karena dapat berpengaruh buruk hingga keguguran janini.

Pyrantel juga bisa membasmi dan mencegah cacing kremi serta cacing gelang untuk tumbuh kembali dan berkembang biak dalam tubuh anak. Namun sama seperti Albendazole, obat dengan kandungan Pyrantel perlu dikonsultasikan dulu kepada dokter sebelum diminum oleh anak karena ada sebagian orang yang alergi terhadap zat ini. Obat ini juga tidak disarankan untuk orang dengan gangguan liver/hati, ibu menyusui, dan anak berusia di bawah 24 bulan.

Berikutnya, jika anak terinfeksi cacing gelang, cacing tambang, dan cacing cambuk, anda bisa memberikan obat dengan kandungan Mebendazole yang sesuai dengan saran dari dokter atau apoteker, karena obat ini tidak diperuntukkan bagi anak berusia kurang dari 2 tahun.

Obat Cacingan Pada Anak Alami Mudah Dibuat

Menurut Dr Oz Indonesia, jika cacingan yang diderita anak anda belum begitu parah, atau anak anda berusia kurang dari 2 tahun, anda bisa mengandalkan cara alami alias tradisional untuk membasmi cacing.  

Satu gelas perasan air wortel dicampur dengan santan kental dibubuhi dengan garam, dapat anda minumkan pada anak. Rasanya memang tidak enak, anda bisa menyiasatinya dengan memberi anak air putih setiap kali ia ingin memuntahkannya. Kulit mangga juga dapat dijadikan obat cacingan pada anak dengan merebusnya sekitar 15 menit (tentunya setelah dicuci), lalu air rebusannya diberikan pada anak anda. Anda juga dapat menggunakan beberapa gram akar delima dan memotongnya halus-halus, lalu direbus dengan satu gelas air selama kurang lebih 15 menit, lalu disaring.

Minumkan air alami ini pada anak anda, lebih baik beberapa saat menjelang tidur karena biasanya cacing-cacing akan beraksi saat anak anda tidur. Meskipun belum diketahui kandungan zat apa yang ada pada bahan-bahan di atas, namun sebagian besar orang tua sudah membuktikan hasilnya. Cairan ini akan melawan cacing dan meluruhkan telur-telurnya, jadi pada saat pagi hari anak anda bangun dan buang air kecil, cacing beserta telurnya akan keluar dengan sendirinya.

Apapun jenis obat yang anda pilih untuk mengobati cacingan, pastikan selama proses pengobatan anda tetap menjaga kebersihan anak dengan memandikannya menggunakan sabun Lifebuoy. Sabun Lifebuoy dapat membunuh cacing dan telur-telur yang sudah keluar dari tubuh anak dan memproteksi agar bibit cacing tidak kembali lagi ke dalam tubuh anak anda. Selalu lakukan langkah ini sebagai pencegahan juga, karena cacingan pada anak tidak berhenti ketika anak sudah sembuh. Cacingan masih dapat terjadi kembali di semua usia jika keadaannya memungkinkan bagi cacing untuk berkembang biak.

Referensi Artikel: http://www.lifebuoy.co.id/article/detail/1325984/yuk-kenalan-lebih-dekat-dengan-penyakit-cacingan-pada-anak

Related Posts