Apa yang Dimaksud dengan Dividen dan Saham?

Category : Bisnis
Apa yang Dimaksud dengan Dividen dan Saham?by Latedon.Apa yang Dimaksud dengan Dividen dan Saham?Anda sedang belajar mengenai investasi? Berarti Anda perlu mempelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu. Seperti yang sudah kita tahu, investasi memiliki banyak jenis. Salah satu jenis investasi yang terkenal ialah value investing. Sementara itu, ada banyak hal dalam investasi yang perlu kita pelajari. Misalnya saja seperti dividen. Bila belum memahaminya, marilah pelajari pada ulasan berikut. 1. Pengertian […]

Anda sedang belajar mengenai investasi? Berarti Anda perlu mempelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu. Seperti yang sudah kita tahu, investasi memiliki banyak jenis. Salah satu jenis investasi yang terkenal ialah value investing. Sementara itu, ada banyak hal dalam investasi yang perlu kita pelajari. Misalnya saja seperti dividen. Bila belum memahaminya, marilah pelajari pada ulasan berikut.

1. Pengertian Dividen

Dividen ialah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Pembagian ini akan mengurangi laba ditahan dan kas yang tersedia bagi perusahaan, tetapi distribusi keuntungan kepada para pemilik memang adalah tujuan utama suatu bisnis.

2. Jenis Dividen

  • Berdasarkan hubungan dengan tahun buku, yaitu Dividen Interim dan Final.
  • Berdasarkan bentuk yang dibayarkan, yaitu Dividen Tunai (Cash Dividen) dan Dividen Saham (Stock Dividen).

3.Istilah terkait seputar dividen

  • Tanggal Pengumuman (Declaration Date), merupakan tanggal resmi pengumuman oleh emiten tentang bentuk dan besarnya serta jadwal pembayaran dividen yang akan dilakukan.
  • Tanggal Cum-Dividen, merupakan tanggal terakhir perdagangan saham yang masih melekat hak untuk mendapatkan dividen tunai maupun dividen saham.
  • Tanggal Ex-Dividen, merupakan tanggal dimana perdagangan saham tersebut sudah tidak melekat lagi hak untuk memperoleh dividen.
  • Tanggal pencatatan dalam daftar pemegan saham (date of record), merupakan tanggal dimana seorang investor harus terdaftar sebagai pemegang saham perusahaan public atau emiten sehingga ia mempunyai hak yang diperuntukkan bagi pemegang saham.
  • Tanggal Pembayaran (payment date), jika sudah terdaftar dalam daftar pemegang saham yang berhak, maka mulai tanggal pembayaran sudah dapat mengambil dividen sesuai bentuk dividen yang diumumkan oleh emiten.

 

Dividen yang diberikan, bagi wajib pajak pribadi dalam negeri akan dipotong atau dipungut pajak penghasilan sebesar 15% dari seluruh dividen yang diterima. Sedangkan wajib pajak luar negeri dikenakan pajak sebesar 20% dari nilai dividen yang diterima atau tarif yang lebih rendah jika ada tax treaty.

  • Dividen Kumulatif. Biasanya pembayaran dividen kumulatif tercantum dalam perjanjian penerbitan saham preferen. Dengan adanya perjanjian ini, berarti emiten harus membayar semua dividen yang terhutang pada tahun-tahun lalu. Kewajiban pembayaran dividen kumulatif timbul apabila emiten memutuskan membayar dividen kepada investor saham biasa. Jadi seandainya dana yang tersedia untuk membayar dividen terbatas, maka pembayaran atas dividen kumulatif harus didahulukan.
  • Dividen Non Kumulatif. Pemegang saham preferen dengan dividen non kumulatif tidak berhak mengklaim pembayaran dividen yang ditangguhkan oleh emiten, sekalipun emiten mengumumkan akan membayar dividen saham biasa. Dengan demikian pemegang saham preferen non kumulatif tidak berhak mendapat pembayaran pada saat pembayaran dividen saham biasa.
  • Adjustable Devidend. Disebut juga participating devidend, yaitu jumlah pembayaran dividennya menyesuaikan dengan saham biasa. Emiten yang mengeluarkan saham preferen dengan adjustable devidend, biasanya sedang mengalami kesulitan mendapatkan dana dari sumber-sumber tradisional.
  • Hak pembelian kembali saham preferen yang telah dikeluarkan. Dalam kasus ini biasanya emiten akan mengajukan penawaran harga beli di atas harga nominalnya.
  • Convertible Preferred Stock. Artinya saham preferen yang dipegang oleh investor bisa dipertukarkan dengan saham biasa.
  • Non Convertible Preferred Stock. Artinya saham preferen yang dipegang oleh investor TIDAK bisa dipertukarkan dengan saham biasa.
  • Saham Bonus (Bonus Share) merupakan saham baru yang dikeluarkan oleh perseroan untuk para pemegang saham lama yang berasal dari kapitalisasi agio saham. Tujuan dari pengeluaran saham bonus adalah untuk memacu kinerja kerja likuiditas saham karena insentif tambahan yang berupa saham bonus ini akan memacu minat beli para investor yang pada akhirnya akan meningkatkan frekuensi perdagangan dan meningkatkan harga saham di pasar.

Related Posts